Satra tak Bisa Diberangus

img

Syafrudin Pernyata dan Syafril TH Noor dipandu M Amin dalam diskusi seni.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Sastra dalam perkembangannya dalam dunia seni tak bisa diberangus. Biar dalam keadaan bagaimanapun, sastra akan terus ada, karena itu pekerja seni dalam hal ini sastrawan akan terus berkarya tak tergerus oleh waktu dan ruang.

Pernyataan itu diungkapkan Syafrudin Pernyata dalam Diskusi Malam Komitmen Pemuda dalam Seni dan Sastra di Warung Tedoeh yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Jumat (14-10) kemarin.

Dialog malam berlangsung dengan meriah, apalagi Ketua DKD (Dewan Kesenian Kaltim) Syafril TH Noor juga sebagai narasumber. Lengkaplah sudah 2 tokoh seni di Kaltim ikut urun rembuk.

Ditambahkan Syafrudin Pernyata, pekerja seni dalam berkarya jangan terpaku pada tempat.

"Pekerja seni harus bisa menampilkan karyanya di sembarang tempat, jangan terpaku di dalam gedung. Bisa saja pekerja teater itu mementaskan karyanya di depan Kantor Gubernur. Seperti membaca puisi, pantomim, teater dan lain sebagainya. Jangan takut tidak ditonton. Melibatkan masyarakat untuk sebuah pentas kesenian, juga jadi tanggung jawab kita dalam kesenian," kata Syafrudin Pernyata yang lebih dikenal dengan Es Pernyata.

Sementara itu  Ketua DKD Kaltim Syafril TH Noor, mengungkapkan perkembangan seni di Kaltim tetap marak. Seniman di Kaltim tetap terus berkarya dalam situasi dan kondisi yang bisa dikatakan kurang mendapat perhatian, dibandingkan dengan bidang olahraga.

"Namu itu semua tidaklah membuat pekerja seni di Kaltim lalu terpuruk, justru membuat mereka tertantang untuk terus berkarya dan ternyata sampai saat itu tetap bisa eksis," kata Syafril budayawan Kaltim itu.

Syafril dan juga Pengurus DKD Kaltim, terus berusaha dan berjibaku dalam usaha mengembangkan seni di Kaltim, dengan berupaya mengajukan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah)  Kesenian ke DPRD Kaltim, yang Insya Allah dapat disetujui wakil rakyat di Karangpaci beberapa hari mendatang dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim.

Dialog Malam Komitmen Pemuda Dalam Seni  dan Sastra itu berlangsung hingga tengah malam. Beberapa seniman ikut terlibat seperti Hamdani, Wawan Timoer, H Pance, HM Nur, Iwan Rebel, M Sabir, Sulis, Fachrurozie, dan lain sebagainya.

Diakui Syafrudin Pernyata dan Syafril TH Noor, kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim yang dipimpin Agustian Nur, merupakan hal yang menarik dan berlanjut.

Keinginan tokoh seni di Kaltim itu langsung disambut Agus dan berjanji akan berusaha memberi ruang dan waktu bagi seniman di Kaltim untuk berkreasi dalam karya-karyanya.

"Insya Allah kegiatan ini akan berlanjut pada lain kesempatan,"  tegas Agus. (hoesin kh)